Kumpulan berita terkini dari dalam Negeri maupun luar negeri, Berita seputar Artis, Berita Unik, Berita Kesehatan, Berita seputar Teknologi, dan lain-lain

Ahok Berdialog Dengan Warga Di Depan Spanduk Anies-Sandi, Ahok "Tebas" Anies-Sandi Dengan Indah


Dailytopic - Sesudah Sandiaga Uno Berciut tentang KJS dan KJP di Koja, Jakarta Utara, Ahok juga tidak lupa untuk menyempatkan diri ke lokasi tersebut, Ia menulusuri warga disana dan akhirnya ia mendatangani sebuah rumah yang ditinggilali oleh seorang nenek yang sudah berusia 77 tahun yang bernama Suhaeni. Ahok datang ke tempat Suhaeni dan bertanya berbagai hal yang sederhana seperti mengenai kesehatan dan kontrol puskesmas.

Bisa Topic'ers lihat foto di atas, cara pendekatan Ahok terhadap warga sangat berbeda sekali dengan pendekatan ala Sandiaga. Datang nya Sandiaga sepertinya sudah menebarkan rasa benci terhadap pasangan yang lain dengan bermacam-macam kalimat yang menghasut seperti seorang yang ketakutan. Di sudut lain, Pak Ahok benar-benar mendatangi mereka dan memberikan semangat kepada warga disana dengan tampil apa adanya, Apa yang dikatakan sama sekali tidak ada yang namanya palsu, semuanya terbukti sudah terjadi sekarang. Hasil kinerja beliau yag sudah terlihat selama hampir 4 tahun pengabdiannya kepada warga DKI Jakarta memang betul terbukti.

"Selalu dijaga kesehatannya ya Bu. Selalu cek kesehatan Ibu ke Puskesmas atau Rumah Sakit," Imbauan Ahok kepada Ibu Suhaeni. menurut kalian apa pasangan lain bisa seperti ini?  Agen Bandarq

Benar saja, atas kehadiran Ahok-Djarot dalam kontestasi pilkada DKI sekarang ini, Seluruh warga DKI Jakarta dididik dan diajarkan untuk melihat kepada sesuatu yang lebih nyata, dan lebih manusiawi. memanusiakan manusia menjadi sebuah bagian yang sangat ditekankan.

Baca Juga :
→ Program Ahok Itu Simple, Yaitu Memikirkan Warganya Mulai Dari Janin Hingga Sampai Lansia, Sedangkan Anies Sibuk Bahas Peci

Ada pepatah asal Minahasa mengatakan "Si Tou Timou Tumou Tou". yakni memiliki sebuah arti yang sangat menjiwai, Manusia itu hidup untuk menghidupi sesama manusia. Manusia menjadi manusia hakiki jika manusia sudah memanusiakan manusia. inilah pesan yang sangat mendalam yang diberikan Oleh Pak Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) Kepada Rakyat Jakarta.

Kepada nenek Suhaeni, Ahok mengingatkan agar selalu untuk dijaga kesehatannya agar hatinya senang selalu. Lain itu, Ahok juga mengimbau agar Suhaeni selalu mengecek kesehatannya di Rumah sakit atau Puskesmas. Sebab apa yang dipercaya Ahok di dalam ajaran agama kristen yakni bahwa hati yang gembia adalah obat. "Hati yang gembira adalah obat yang manjur, tetapi semangat yang patah mengeringkan tulang - Amsal 17:22"

Ahok menyempatkan dirinya untuk berdialog dengan nenek Suhaeni di depan teras rumah nya. Tetapi sayang Ahok tidak sempat untuk masuk ke dalam rumah nenek Suhaeni. Di rumah nenek Suhaeni terlihat sudah terpampang spanduk paslon no urut 3 Anies-Sandiaga. Dengan indahnya Ahok "menyentil" Sandiaga yang sebelum itu memilih lebih untuk mengklarifikasi dan mengemis-ngemis kepada warga untuk ganti gubernur agar pembagian KJS dan KJP (Katanya sih) akan berjalan dengan lancar. Perkataan kosong yaitu Sandiaga ingin memberikan pemerataan pembagian KJP dan KJS. Bandarq Online

Jauh beda dengan Anies-Sandi, Pihak Ahok-Djarot tampang lebih tenang dalam menghadapi masalah-masalah yang ada. Isu penistaan agama yang jatuh kepada Pak Ahok diterima dengan lapang dada. Beliau selama ini tidak pernah mangkir dari 15 kali persidangannya. Tidak seperti lawannya Sandiaga Uno Yang mangkir dari panggilan polisi. Djarot juga tidak terlihat ada tekanan besar dalam menjalankan pilkada sekarang ini. Tidak hal nya Anies yang berasa tersaingi dengan hadirnya "Djarot Peci".

Baca Juga :
→ Keren! Jawaban Djarot Berhasil Menyerang Balik Sindiran Sandiaga dengan Elegan

Munkgin ada beberapa dari kalian yang membaca ini mempunyai harapan jika Anies dan Sandi semakin menyindir dan terus menghasut, Warga DKI Jakarta akan semakin muak kepada mereka dan di akhir pilkada, pasangan Ahok-Djarot lah yang akan menang. Jangan sampai Sandiaga mematahkan semangat seluruh warga Jakarta dan mengeringkan tulang-tulang warga Jakarta dengan berbagai macam janji manis yang ternyata hanya mimpi belaka.

Pepatah mengatakan "Tong Kosong Nyaring Bunyinya", inilah sekiranya tanggapan warga jakarta mengenai hadirnya pasanga Anies-Sandi di pilkada DKI Jakarta kali ini. Situs Bandarq

Omong kosong mereka harus segera dihentikan, berikanlah seluruh warga jakarta hal bebas untuk memilih, tanpa harus adanya isu SARA yang mengekang warga Jakarta. Ini merupakan pemilihan Gubernur, bukannya pemilihan pemimpin agama. Salam Topic!

Sumber : Seword.com

Previous
Next Post »
Comments
nama 1 Comments

1 comments:

Write comments