Kumpulan berita terkini dari dalam Negeri maupun luar negeri, Berita seputar Artis, Berita Unik, Berita Kesehatan, Berita seputar Teknologi, dan lain-lain

Coba Lihat Apa Maksud Spanduk Ini, Pulang Nyoblos Meninggal?, Dari Siapa Lagi Kalau Bukan Kampanye No Urut 3


Dailytopic - Sampai seberapa lama paslon no urut 3 ini Anies-Sandi manis di perkataannya dan bersandiwara? terasa ada sesuatu yang mengganjal, ada yang tidak beres dengan sistem kampanye mereka. Coba kita dalami lebih lanjut sejenak.

Kalian pernah dengar kabar saat bulan November 2016 yang lalau, atau mungkin di awal Oktober, mengenaik KJS, KJP, PPSU yang program tersebut akan dihilangkan jika pada pilkada DKI Jakarta ini Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) tidak terpilih kembali? pernah tidak ada beberapa bukti di medsos, harusnya jika ada isu seperi ini, itu bisa sangat mudah menjadi viral, namun ada? tidak ada bukan?

Isu tersebut sepertinya yang mulai duluan adalah pihak Anis-Sandi sendiri. tidak ada badai tidak ada salju turun, Indonesia tidak ada salju ya hehe, kembali ke Topic. Mereka terus menerus membesarkan isu yang buat kebingungan. Buat hoax mereka sendiri, bantah juga mereka sendiri, maksud mereka apa ya?


Hal yang serupa dengan kasus penolakan memandikan jenazah yang memberi dukungan kepada Ahok, Hal ini bukan hanya terdapat di media sosial saja, melainkan sudah dijadikan spanduk-spanduk yang dipasang di berbagai lokasi di Jakarta. Agen Bandarq


Satu minggu yang lalu ada pesan ancaman yang sangat tidak manusiawi, Pesan yang ditulis kedalam spanduk tersebut benar direlaisasikan dimana ada seorang nenek yang bernama Hindun, seperti yang kita ketahui bersama bahwa jenazah nenek Hindun tidak dishalatkan dikarenakan nenek Hindun ketahuan pada saat mencoblos di pilkada putaran pertama, sang nenek memilih Ahok.

Baca Juga :
→ Pilkada DKI Kali Ini Sungguh Bermasalah, Pilihannya Antara Ahok dan "Bukan Ahok"

Karena muncul berita tersebut ke publik, Anies sontak langsung beraksi. pada berita detiknews. Anies Baswedan memberikan perintah untuk mengehentikan penolakan shalatkan jenazah, seolah-olah pura-pura tidak terlibat mengenai kasus tersebut, dan seakan-akan dia bersih dari segala masalah. Bandarq Online


Anies membuat surat pernyataan, seakan-akan strategi tolak jenazah dibuat oleh pihak lain, Dia daur ulang hoax hapus KJP yang ia buat sendiri, kurang lebih dengan taktik yang serupa.


Pada Hari Kamis sebelumnya, Sandiaga juga mengeluarkan pendapat yang selaras dengan Anies untuk setuju menurunkan Spanduk yang mengandung Provoaktif.


Yang artinya sudah ada 2 permainan yang dimainkan oleh mereka secara nyata, isu KJP, KJS PPSU hilang, dan menolak shalatkan jenazah dibuat oleh pihak lain. Padahal kalau berbicara bukti untuk soal kasus shalatkan jenazah, seperti gambar diatas sudah sangat jelas kalau ada seorang timses no urut 3 disana, lebih tepat yang lagi duduk sendiri sambil memegang spanduk.

Mungkin jika cuman itu saja tidaklah cukup bukti, maka dari itu dibawah ini terdapat bukti baru yang cukup dapat jadi pertanggung jawabkan.


Bisa kalian lihat pada foto spanduk diatas bukan? tulisan nya seperti apa disana? KJP tetap ada untuk rakyat (itu hoax pertama) dan dibagian kolom merah tertulis untuk muslim: bayangkan kalau kamu muslim kemudian pilih kafir, habis pulang nyoblos meninggal??? apa maksud dari kalimat yang tertera pada spanduk tersebut dan buat apa?

Untuk apa kita repot memperoleh suara dengan cara seperti itu? keuntungan seperti apa yang bisa didapat dengan cara memfitnah? Nama jadi jelek? lalu keuntungannya?

Harap diingat pemilih Anies yang di tekan dengan isu SARA mau bagaimanapun juga logikanya sangat sederhana, tidak akan teroengaruh untuk memilih Ahok sebab mereka sudah ditekankan dengan SARA, jadi intinya otomatis akan menolak akal sehat karena ada faktor ketakutan karena tekanan. Situs Bandarq

Baca Juga :
→ Telah Hadir! OK-OTRIP, "Angkot Ber-Card Reader" Program Terbaru Sandiaga Uno Yang Selesaikan Masalah dengan masalah

Sungguh tragis bukan? main kata yang manis dan pintar bersandiwara, seolah-olah menola jenazah bukan dari mereka. namun kenyataan nya? tertulis jelas disana "Pulang nyoblos meninggal?" kalimat tersebut diartikan jika pulang meninggal tidak akan di sholatkan jenazahnya.

pekerjaan yang baik dan jujur akan mendapatkan hasil yang baik dan juga jujur, sedangkan pekerjaan yang buruk pasti akan menghasilakan keburukan juga. Salam Topic!

Sumber : Seword.com

Previous
Next Post »
Comments
nama 0 Comments