Kumpulan berita terkini dari dalam Negeri maupun luar negeri, Berita seputar Artis, Berita Unik, Berita Kesehatan, Berita seputar Teknologi, dan lain-lain

Kabar Terkini, Tanggal 21 Maret 2017 Sandiaga Uno Kembali Dipanggil Ke Bareskrim, Perkara Lagi...


Dailytopic - Para Topic'ers apa masih ingat tentang kasus Dewan Direksi Ortus Holding, Edward S Soeryadjaya, Pasangan calon wakil Gubernur no urut 3 ini, Sandiaga Uno dilaporkan ke pihak kepolisian terkait dengan tuduhan tindak pidana penggelapan tanah sekitar satu minggu yang lalu? tidak hanya dirinya, bersama dengan rekan bisnisnya, Andreas Tjahyadi juga ikut dilaoporkan.

Fransiska Kumalawati Susilo, Kuasa Hukum Edward mengatakan, bahwa Sandiaga  dan Andreas diduga telah melakukan penggelapan dalam penjualan sebidang tanah di jalan Raya Curug, Tangerang, Banten, pada tahun 2012.

"Penggelapan tanah itu kurang lebih satu hektaer di jalan raya curug," Ucap Fransiska pada saat dikonfirmasi, Senin (13/3/2017), dilansir oleh tribunnews.com.

Fransiska juga mengatakan, Bahwa pihaknya berusaha menyelesaikan kasus ini secara kekeluargaan bersama Andreas dan Sandiaga sejak pada bulan Januari 2016. Akan teteapi dari pihak Andreas dan Sandiaga tidak menanggapi dengan tidak baik cara penyelesaian tersebut.

"Terakhir kali saya mencoba hubungi Sandi lewat Whatsapp namun ia tidak balas. kalau Andreas saya sudah lama tidak berkomunikasi," kata Fransiska dilansir dari kompas.com. Agen Bandarq

Baca Juga :
→ Kampanye Putaran Kedua Ini, Ahok Akan Menggunakan Jurus Pamungkasnya Yang Telah Diwarisi Oleh Orang Tuanya

Pada akhirnya Sandi dan Andreas dilaporkan ke Polda Metro Jaya pada hari Rabu (8/3/2017) lalu. Dan laporan tersebut diterima dengan nomor 1151/III/2017/PMJ/Dit.Reskrimum. Mereka berdua telah dilaporkan melanggar Pasa 372 KUHP.

Kombes Argo Yuwono, Kabid Humas Polda Metro Jaya, mengatakan ia akan melakukan penyelidikan untuk mengetahui ada tau tidak adanya tindak pidana terkait laporan tersebut.

"Laporan ini sudah kami terima dan akan langsung ditindak lanjuti," Ucap Argo.

Setelah beberapa hari dilaporkannya ke pihak polisi, kubu Sandiaga memberikan tanggapan atas laporan itu.

" Nggak ingat saya, asli gak ingat. saya harus cek dulu. Saya baru lihat laporan ini, saya nggak ngerti kasus ini," katanya di Jalan Palmerah, Jakarta Pusat, hari Senin (13/3/2017), Beneran nggak ingat atau pura-pura ilang ingatan??

Sandiaga baru tahu kasusnya itu saat diperlihatkan bukti surat laporan oleh awak media yang menanyainya. Maka itu, Sandiaga Uno masih tidak begitu berkomentar banyak soal ini dan akan berkonsultasi dengan tim hukum terlebih dahulu.

"Akan konsultasi dengan tim advokasi dan tim hukum, karena kita sendiri saja belum tahu, belum dapat informasi apa pun yang berkaitan dengan laporan ini" kata sandi.

"Jadi izin untuk mengkonsultasikan dengan tim hukum kepada teman-teman dari media, apa sebetulnya kasusnya, ada apa kaitannya dengan saya," sambung lagi Sandiaga dilansir dari detik.com

Anies Baswedan juga menanggapi kasus laporan yang menimpa partnernya, ia menanggapi rencana panggilan polisi terhadap partner nya, Sandiaga Uno, hal tersebut sebagai proses yang harus dihargai. "hari gini lucu-lucu ya. Ya kami hargai, kan jarang ya ada laporan sudah sekian tahun masih bisa di proses. Sebuah prestasi tersendiri itu." Ucap Anies, Hari Kamis (16 maret 2017).

Jadi agak bingung, mengapa Anies beranggapan kasus ini sebagai lucu-lucuan? Kenapa ia mengatakan jarang ada laporan sekian tahun namun masih bisa di proses? Bandarq Online

Baca Juga : 
→ Djarot 'Tegaskan' Lagi Kepada Kaum Sumbu Pendek, Tamasya Al-Maidah Bertepatan Di Hari Pemilihan, Rencana Terkahir KSP?

Bukannya dari pihak pengacara dari si pelapor sudah mengatakan bahwa ia sudah pernah MENCOBA untuk menghubungi Sandiaga via Whatsapp namun tidak pernah dibalas?

Bisa dibilang dari pihak pengacara sudah memiliki niat yang baik untuk menyelesaikan kasus itu dengan cara kekeluargaan sebelumnya dan lagi-lagi tidak direspon oleh pihak Sandiaga Uno dan Andreas.

Bukankah sekarang banyak sekali kasus suap, korupsi, dan kasus yang lain dengan ditutup tutupi tapi akhirnya terbongkar juga? Jadi lucunya dimana?

Pihak Kepolisian, Keplala Bidang Humas Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Argo Yowono merespon, bahwa proses hukum kasus dugaan pidana penggelapan tanah yang menjerat calon wakil Gubernur Sandiaga Uno tidak terkait Pilkada DKI di putaran kedua.

Argo mengatakan, walaupun kasus ini terjadi di tahun 2012 yang lalu, pemosresan hukum Sandiaga akan ditandatangi sesuai dengan hukum yang berlaku. Argo menegaskan, pihaknya tidak memberikan perlakuan khusus meski Sandiaga merupakan calon wakil Gubernur, menurutnya polisi hanya menjalankan tugas dan fungsinya dalam penegakkan hukum.

"Yang penting polisi profesional untuk menyikapi kasus itu, Ada laporan akan kami tindak lanjuti," ujarnya.

Sekitar tiga hari yang lalu, tepat pada tanggal 17 Maret 2017, Pihak Bareskrim sudah mengirim sudah panggilan klarifikasi kepada Sandiaga Uno untuk hadir di Bareskrim yaitu besok tanggal 21 Maret 2017 dalam kasus dugaan penggelapan tanah atas nama pelapor RR. Fransiska Kumalawati Susilo sekalu kuasa hukum pihak pelapor dalam kasus itu. Situs Bandarq

Di dalam surat undangan tersebut, Sandiaga Uno diminta untuk membawa bukti-bukti atau dokumen yang ada kaitannya dengan penjualan sebidang tanah yang terletak di Jl. curug Raya KM 3.5 Curug, Tangerang berdasarkan dengan SHM No. 258/kadu seluas 3.115 m2 atas nama Djoni Hidayat serta membawa dokumen-dokumen lainnya yang ada kaitannya dengan kasus ini.

Ini adlah surat panggilan kepada Pasangan calon wakil gubernur no urut 3 Sandiaga Uno.


Akan kita lihat kelanjutan kasus ini besok jika Sandiaga menepati surat tersebut. Salam Topic!

Previous
Next Post »
Comments
nama 0 Comments