Kumpulan berita terkini dari dalam Negeri maupun luar negeri, Berita seputar Artis, Berita Unik, Berita Kesehatan, Berita seputar Teknologi, dan lain-lain

Kasus Korupsi E-KTP Waktu Di Jaman Pemerintahan SBY, Tetapi Yang Meminta Maaf Kepada Rakyat Presiden Jowoki


Dailytopic - Baru-baru ini Presiden Joko Widodo bertemu dengan sang mantan Presiden yaitu Susilo Bambang Yudhoyono, Namun agak terpaksa harus kembali mengusik keakraban mereka yang terjadi di belakang Istana Merdeka, Jakarta Pusat (9/3/2017). Jokowi dan SBY memang nampak akrab sambil meinum teh bersama.

Hal ini mimin agak terpaksa mengusik keakraban mereka itu dengan artikel ini. tidak ada apa-apa, ini terpaksa menyinggung Pak Mantan Presiden karena tindakan yang dilakukan Jokowi meminta maaf atas banyaknya keterlambatan pengurusan E-KTP. Permintaan maaf ini Jokowi Lakukan saat meninjau pameran IFEX 2017 di Jl.Expo, kemayoran, jakarta pusat, Sabtu (11/03/2017).

Presiden Joko Widodo meminta maaf kepada seluruh rakyat Indonesia berhubung ketidakoptimalan proses pengurusan administrasi KTP Elektronik. Bandarq Online

"Jadi kalau ada kekurangan blanko, masalah hambatan jadi kita mohon maaf," Kata Jokowi di Jl.Expo kemayoran, Jakarta, Sabtu (11/3/2017).

Jokowi berkata, jika proyek E-KTP tersebut dijalankan dengan benar, maka banyak sekali permasalahan yang bisa cepat diselesaikan. Termasuk dalam urusan PILKADA. Dilansir oleh Seword.com

Baca Juga :
→ Sebelumnya Anies Berjanji Kampanye Memberikan Dana Tiap RW 3 Miliar, Dilaporkan Bawaslu, Anies Meyangkal (Lagi)

"Sebenarnya kalau E-KTP ini jadi dan benar, kita bisa meyelesaikan banyak nya masalah, contohnya urusan paspor tanpa fotokopi KTP, SIM, perbankan, perpajakan, urusan pilkada. semuanya kalau sistem yang kita bangun benar, ini sudah rampung," Ujar Jokowi.

"Sekarang jadi berubah semua dikarenakan gara-gara anggaran dikorup, Jadi saya ingin ini diproses yang benar, dan saya sangat yakin KPK bertindak terhadap secara profesional terhadap kasus ini," Kata Jokowi.

Pernyataan Bapak Jokowi ini membuat yakin bahwa seperti kita tidak salah pilih memilih presiden. Pasalnya beliau tahu minta maaf, walaupun kasus tersebut terjadi bukanlah akibat dari kepemimpinan nya yang salah, melainkan dikarenakan dari warisan masalah dari Presiden sebelumnya, dan harus ditanggung oleh pemerintahan Jokowi. Agen Bandarq

Korupsi pengadaan E-KTP tersebut memang terjadi pada jaman pemerintahan SBY. Dalam kasus ini nama-nama politisi besar tersangkut dan disebutkan dalam dakwaan yang dibacakan oleh jaksa KPK. Kasus ini merupakan kasus terbesar dan terlengkap para pelakunya yang sudah pernah ditangani KPK.

Kasus ini juga memberikan efek yang sangat besar dikarenakan bisa berakibat karut marutnya pelayanan pembuatan E-KTP, Di semua daerah kesulitan membuat E-KTP terjadi dan terpaksa digantikan dengan surat keterangan pengurusan E-KTP yang berlaku selama 6 bulan (Resmi).

Kemudian dimanah SBY saat kasus ini menimbulkan karut marut dalam lepayanan E-KTP? adakah SBY muncul melakukan konfrensi pers seperti yang sudah dilakukannya untuk melakukan pembelaan atas tuduhan menggerakkan aksi 212 dan tuduhan kriminalisasi Antasari?


SBY sepertinya sulit diharapkan untuk meminta maaf, diakrenakan untuk persoalan jelek dan buruk, SBY memang jarang muncul dan bertanggung jawab. Masih ingat bagaimana hebatnya pencitraan SBY yang akan tampil jika harga BBM turun dan tidak akan pernah tampil kalau mengumumkan kenaikan harga BBM? kalau Topic'ers belum ingat bisa coba browsing ya.

Kalau sudah mengingatnya, maka kalian pasti juga punya satu pikiran yang sama dengan mimin, SBY tidak akan pernah mau meminta maaf. Paling cuman akan mengatakan kalau itu bukan tanggung jawab beliau dan tidak terlibat. Kalau kejadian yang terjadi di masa pemerintahan yang lalu SBY tidak mau meminta maaf, lalu kenapa Jokowi yang mau dan meminta maaf kepada rakyat?

Baca Juga :
→ Nah Loh.. Sandiaga Uno Dapat Panggilan Dari Polsek Tanah Abang Persoalan "Cewek-Cewek", Ada Apa ya?

Inilah Perbedaan kualitas karakter seorang SBY dan Jokowi. SBY yang tidak pernah bisa merendahkan diri dan mengakui kesalahannya, tidak akan bisa meminta maaf atas kasus korupsi E-KTP yang terjadi di masa pemerintahannya. Dan sedangkan Jokowi yang punya karakter rendah hati, mau dan sudi untuk meminta maaf kepada rakyat Indonesia atas efek kasus korupsi yang tentunya bukan muncul di masa pemerintahannya. Situs Bandarq

Bukannya itu yang kita harapkan dari seorang pemimpin Topic'ers?
Salam Topic!

Previous
Next Post »
Comments
nama 2 Comments

2 komentar

Write komentar
12 Maret 2017 03.14 delete

http://www.agenberita.net/2017/03/prediksi-atletico-madrid-vs-bayer.html

Reply
avatar