Kumpulan berita terkini dari dalam Negeri maupun luar negeri, Berita seputar Artis, Berita Unik, Berita Kesehatan, Berita seputar Teknologi, dan lain-lain

Pak Djarot Yang Bermental Baja, Apapun yang Beliau Terima Tetap Tersenyum


Dailytopic - Wakil Calon Gubernur DKI Jakarta Pasangan no Urut 2, Djarot Saiful Hidayat atau lebih akrab disapa "Mas Djarot", beliau sudah seperti layaknya bermental baja. Karena saat beliau diusir, dihina dan dicaci maki, beliau sama sekali tidak marah, Justru Mas Djarot membalas itu semua dengan senyuman yang terlihat tulus dari dalam hati.

Mas Djarot memang layak menjadi orang tua, menjadi penyejuk, dan menjadi pemimpin di negeri kita yang demokratis ini.

Sungguh kasian nasib Mas Djarot, beliau hadir dengan baik-baik untuk menghadiri undangan pengajian dalam rangka Haul Suharto, mantan Presiden RI ke-2, berbarengan memperingati hari Supersemar (Surat Perintah Sebelas Maret) di masjid At-Tin, Taman Mini Indonesia Indah (TMII) Jakarta Timur, pada Minggu (11/3).

Seharusnya disambut dengan baik seperti biasanya tamu undangan, namun Mas Djarot dengan rombongannya harus diusir dan diteriaki dengan kata-kata kotor oleh segerombolan orang yang mengakui dirinya adalah pendukung calon pasangan cagub dan cawagub no urut 3 Anies-Sandi.

Lebih parahnya lagi, orang-orang bertugas mengawasinya, harus rela dilempari dengan botol bekas minuman oleh gerombolan kaum bani hoax(Sebutan untuk kaum intoleran). apa maksud dari dari perlakuan mereka kepada Mas Djarot? layaknya seperti saat seorang maling yang sudah ditangkap polisi kemudian saat mau dibawa ke mobil polisi diteriaki dan di caci maki. Agen Bandarq

Baca Juga : 
→ Kasus Korupsi E-KTP Waktu Di Jaman Pemerintahan SBY, Tetapi Yang Meminta Maaf Kepada Rakyat Presiden Jowoki
Sebuah Masjid yang seharusnya dibuat untuk mencari pahala dan menebarkan kebaikan kepada orang lain, akan tetapi malah digunakan oleh segerombolan orang bani hoax untuk mencaci maki seseorang. Lebih parahnya lagi, orang yang mereka caci maki pemimpinnya sendiri.

Ibaratkan seorang anak yang berani mengusir orang tuanya sendiri, padahal orang tuanya lah yang membesarkan si anak tersebut dan diberikan kasih sayang yang benar-benar tulus.

Menurut  Topic'ers panutan mereka itu sebearnya apa? bisa kalian tulis komentar di bawah ya.

Bagaimana pun juga perlakuan tindakan mereka itu sudah sangat salah. Tidak suka dengan Mas Djarot boleh saja, namun jangan bodoh. Bukankah agama itu mengajarkan kebaikan dan kasih sayang kepada seluruh umat manusia? jika mengaku beragama, jangan sekali-kali menistakan agama Tuhan, Hormatilah manusia layaknya manusia dilansir oleh Seword.com.

"Mas Djarot membalas cacia mereka dengan senyuman"

Namun Mas Djarot justru memaafkan mereka yang sudah menghadang diakrenakan beliau menilai belum paham ajaran islam yang ramah dan membawa damai bagi semua orang.

"Gak apa-apa, Biasa aja. Memang kita berhadapan dengan saudara kita yang masih belum paham. Saya tidak pernah membenci mereka, justr harus memaafkan mereka kan. Karena mereka belum mengenal saya lebih dekat," Ucap Djarot di kawasan Tebet, Jakarta Selatan, Sabtu (11/3) malam.

Meskipun beliau dihadangi selama hampir 15 menit, akhirnya Djarot berhasil masuk karena Titiek Soeharto mengatakan Djarot adalah tamu undangannya.

Namun tragedi tersebut tidak membuat Djarot takut mengingat kehadirannya membawa niat baik. "Engga takut, karena buatku baik, saya ikhlas dan saya tidak menyakiti hati mereka. Mereka mungkin belum kenal saya aja. Apa pernah saya memarahi ataupun memaki mereka? menista mereka? membenci mereka? tidak.. engga pernah. Makanaya saya membalas mereka dengan senyuman saya," Katanya. Bandarq Online

Selain memaafkan, Djarot juga memberikan doa pada sekelompok jemaah yang menghalangi dan meneriakkan kata-kata kasar kepadanya agar dibukakan pintu hatinya bisa sadar bahwa islam mengajarkan kedamaian. "Biarkan yang seperti itu dibukakan pintu hatinya, diberikan cahaya dan penyadaran bahwa islam itu tidak seperti itu. Itu bukan wajah islam. apalagi sesama muslim," papar Mas Djarot.

Hanya saja beliau heran terhadap sekelompok kecil jemaah yang datang ke acara pengajian tersebut. padahal tujuan pengajian untuk salawat dan zikir nasional bagi kebaikan negeri. Namun justu mereka mengadang tamu undangan, "yang undang rngga ribut gitu loh. Kok malah orang lain yang ribut. itu kan aneh, Padahal saya diundang dan tujuannya baik loh. Tujuan nya salawat dan zikir nasional untuk kebaikan negeri. kok perlakuan mereka begitu?" katanya.

Baca Juga :
→ Sebelumnya Anies Berjanji Kampanye Memberikan Dana Tiap RW 3 Miliar, Dilaporkan Bawaslu, Anies Meyangkal (Lagi)

Mas Djarot menegaskan bahwa tidak semua jemaah yang hadir menolak. "Ya saya masuk aja. Biasa, engga apa-apa. Saya anggao mereka masih belum paham, biar saja, cuma kelompok kecil orang. Yang lain biasa saja," Terang Mas Djarot.

Meskipun Mas Djarot masuk tanpa pengawalan ajudannya karena diusir, ia tetap dalam kondisi baik dan aman. bahkan ia disambut oleh Titiek Soeharto yang menyatakan terimas kasih karena sudah menepati undangannya. "Bagus, bahkan Mbak Titiek datang khusus menemui saya menyampaikan terima kasih. Kami juga sampaikan terima kasih sudah diundang. Tidak ada masalah," Tuturnya.

Setelah mengikuti acara yang diselenggarakan sekitar 2 jam, Djarot keluar dengan pengawalan ketat aparat kepolisian. Dengan mobil marinir, Djarot berhasil keluar dan dievakuasi ke Museum Olahraga yang masih berada di area TMII. Situs Bandarq

Djarot mengungkapkan saat keluar memang masih ada massa yang mengeluarkan emosi, bahkan mobil yang ditumpanginya sempat dipukul. "Saat keluar, masih ada emosi juga. Tetapi tetap saja kita keluar, tidak apa -apa," Ucap nya. Sumber

Untuk Tambahan, Berikut Video nya :

Previous
Next Post »
Comments
nama 0 Comments