Kumpulan berita terkini dari dalam Negeri maupun luar negeri, Berita seputar Artis, Berita Unik, Berita Kesehatan, Berita seputar Teknologi, dan lain-lain

Program Ahok Itu Simple, Yaitu Memikirkan Warganya Mulai Dari Janin Hingga Sampai Lansia, Sedangkan Anies Sibuk Bahas Peci


Dailytopic - Pasangan Calon Gubernur DKI Jakarta no urut 2, Basuki Tjahaja Purnama atau sering kita semua sapa dengan nama Ahok, Akan segera meriliskan Program emas. Menurut beliau program ini mirip seperti program Millenium Development Goals (MDGs) atau Indonesia Emas.

"Kita mau merilis Program Emas. Sebenarnya program tersebut mirip dengan Millenium Development Goals, mempunyai target," Ucap Ahok di lokasi kawasan Menteng, Kamis (23/03/2017).

Program Ahok ini bisa bisa dibilang sangat mulia, Sebab program ini terfokus pada pengurusan kesehatan para warga DKI Jakarta dimulai dai Janin sampai Lanjut usia (Lansia). Kini Pemprov DKI Jakarta sedang merekrut dokter agar nanti kedepan setiap satu dokter akan mengurus kesehatan warga jakarta maksimal 5.000 orang di daerah wilayah padat penduduk. Wow!


Enggan disebut menirukan Anies Baswedan, kali ini Ahok sudah meenyebutkan bahwa program tersebut mirip Millenium Development Goals. Sepertinya Pak Ahok belajar dari program KJL (Kartu Jakarta Lansia) yang di klaim oleh Anies sebagai idenya dan sudah ada dalam 23 program kerja Anies. Padahal setelah ditelusuri lebih dalam ternyata eh ternyata tidak ada satupun program Anies yang ada hubungan nya dengan kesejahteraan Lansia. Kata Lansia pada 23 program nya hanya ada di program peningkatan pariwisata. Agen Bandarq

"Kita mau orang-orang di DKI Jakarta mulai dari hamil sampai lansia itu diurusin. Maka dari itu satu dokter mengurus lima ribu orang, khusus di daerah padat ya. Kita rekrut banyak dokter," Kata Ahok, Sungguh benar-benar luar biasa kepedulian Ahok dari janin sampai lansia pun diperhatikan oleh beliau.

Baca Juga : 
→  Kabar Terkini, Tanggal 21 Maret 2017 Sandiaga Uno Kembali Dipanggil Ke Bareskrim, Perkara Lagi...

Sekarang, program untuk menjamin kesehatan warga DKI Jakarta masih dalam proses tahap uji coba, Salah satu program yang mendukung adalah "ketuk Pintu Layani Dengan hati".

"Nah ini kan dalam tahap uji coba. Tahun sebelumnya, terutama tahun sekarang kita akan evaluasi. Nah, saya juga melihat kesulitan di lapangan itu apa. contoh kita mulai temukan, dia mau survey terlebih dahulu apa cari orang sakit dulu? Sakit udah gak bayar, tapi kalau datang ke rumah sakit kan masih bayar. Ke depan ini pencegahan, preventif, promotif," terang Ahok.

Sementara itu Anies Baswedan akhir-akhir ini sedang sibuk menyatakan dirinya diserang kampanye hitam padahal justru selama ini banyak kampanye hitam yang selalu menyerang Ahok. Salah satu yang sangat jelas sekali kampanye yang merugikan Ahok adalah saat dirinya dipaksakan menjadi seorang penista Agama. Sampai putusan sidang belum keluar pun pendukungnya sontak menjatuhkan vonis.

Kampanye hitam diarahkan kepada pasangan calon Gubernur dan wakil Gubernur DKI, Anies Baswedan-sandiaga salahuddin Uno, kali ini, membuat geram tim pemenangan Anies-Sandi. sebab pasalnya, kampanye hitam tersebut sudah dinilai menyesatkan nalar lantaran dengan cara menyebarkan brosur yang berisi tudingan Anies "lebay". Bandarq Online

Kampanye hitam itu, bahkan disebarkan secara mencolok bukan cuma meledek Anies-Sandi "Lebay". namun juga terdapat beberapa kalimat yang membuat perih para pendukung Anies-Sandi. Dalam brosur bertema "kenapa pelajar memilih Basuki-Djarot?" ini, menurut Denny Iskandar, relawan Anies-Sandi memuat beberapa poin yang menyudutkan pahlawannya dengan sebuah pernyataan yang menyesatkan.

Baca Juga : 
→ Keren! Jawaban Djarot Berhasil Menyerang Balik Sindiran Sandiaga dengan Elegan

"Misalnya, Anies berlebihan dalam bersikap, Anies belum terbukti berani berantas korupsi, Anies menteri yang sudah gagal, Anies belum buktikan hasil kerja yang nyata selama menjadi Mendikbud dan karena didukung Habib Rizieq dan Rhoma Irama," Katanya di Jakarta, hari Kamis (23/3/2017).

Selain itu juga Anies malahan sibuk mengurusi peci. ia bertanya-tanya mengapa Ahok tidak menggunakan peci yang katanya adalah lambang kebangsaan. Namun di sudut lain ia memberikan komentar bahwa Djarot patut mengenakan peci dikarenakan dia seoang muslim. jadi mana yang benar ya? peci sebagai lambang kebangsaan atau sebagai atribut umat muslim? memang jika tidak pakai peci kenapa? Dari pada pakai peci tetapi didukung oleh ormas yang dengar-dengar anti kebhinekaan dan anti terhadap pancasila. pakai peci namun dudukung sama tersangka penistaan Pancasila?.


"Saya malahan heran dengan yang satu (Ahok) kenapa dia enggak pakai ya. kalau peci lambang kebangsaan harusnya dipakai dong." Ucap Anies. "Pakai peci bagus, kan orang islam Pak Dajrot. jadi kami (slogan) kami masih tetap coblos pecinya,"

"Kaim itu Trendsetter, yang laiin Followers, followers mah tidak diingat,"

Trendsetter? yakin? tentunya tidak mungkin Ahok-Djarot bisa meniru Anies-Sandi, kan mereka itu merupakan orang yang super kaya (pake banget), mana mungkin Ahok dan Djarot bisa mengikuti orang super kaya seperti Sandiaga Uno? untuk usul saja, lebih baik mengantar partner nya ke kepolisian, kabarnya dia dipanggil polisi tapi mangkir. Masa kalah sih sama Ahok yang setiap selasa nya harus sidang di pengadilan?. Salam Topic! Situs Bandarq

Sumber : Seword.com

Previous
Next Post »
Comments
nama 0 Comments