Kumpulan berita terkini dari dalam Negeri maupun luar negeri, Berita seputar Artis, Berita Unik, Berita Kesehatan, Berita seputar Teknologi, dan lain-lain

Telah Hadir! OK-OTRIP, "Angkot Ber-Card Reader" Program Terbaru Sandiaga Uno Yang Selesaikan Masalah dengan masalah


Dailytopic - Belum cukup dengan program OK-OKE, kini telah hadir program ciptaan cawagub no urut 3 Sandiaga Uno yaitu OK-OTRIP. Program tersebut katanya akan mengandeng para supir-supir angkot, Program terbarunya ini merupakan konsep untuk menerapkan transportasi terintegrasi harga Rp 5.000,-.

Konsep OK-OTRIP ini lumayan sederhana, yakni mobil angkot akan dibuatkan card reader yang memerlukan kertu khusus. Si pemakai angkot cukup men Tap-in kartu mereka dan saldo akan otomatis terpotong Rp 5.000,-. Tetapi saldo tidak akan berkurang lagi jika men Tap-in lagi ke bus Transjakarta dalam waktu dekat. Jadi naik angkot kemudian naik bus Transjakarta biayanya tetap Rp 5.000,-.

Memang ngomong itu gampang dan dengan secara teori saat didengar sungguh indah, Udah naik angkot terus naik Transjakarta hanya terkena biaya Rp 5.000,-. Hal ini lain berbeda dengan yang sekarang jika rumahnya jauh dari halte Transjakarta maka itu perlu untuk naik angkot terlebih dahulu baru bisa naik bus Transjakarta yang harganya Rp 3.500,-.

Namun coba diingat dulu, Jika program tersebut dilaksanakan maka setiap mobil angkot wajib diertai dengan card reader(Proyek lagi) dan semua penumpang otomatis juga harus memiliki kartu khusus agar bisa naik angkot. Mobil angkot tidak akan lagi mengangkut anak sekolah jika mereka tidak mempunyai kertu tersebut. Dan pertanyaanya.. apakah angkot tidak akan menaikkan penumpang jika ada dari sebagian orang yang tidak punya kartu itu? Agen Bandarq

Baca Juga :
→Pilkada DKI Kali Ini Sungguh Bermasalah, Pilihannya Antara Ahok dan "Bukan Ahok"

Jawabnya pasti akan mereka naikkan. Uang dari penumpang itu tunai dan tidak masuk sistem elektronik, maka sangat tidak mungkin si supir angkot menolak. Hal ini juga tidak bisa menyelesaikan masalah utama dari supir angkot yakni mobil yang sudah tua, ngebut dan ngetem di sembarang tempat. Didengar program OK-OTRIP ini memang indah namun isinya hanya sedikit.

Seorang juru bicara Anies-Sandi, Pandji Pragiwaksono, Menjelaskan Bahwa tidak semua kawasan permukiman di Jakarta dapat dilalui oleh bus. Dan di situlah ia menilai perlu menggandeng para angkot-angkot untuk jdi angkutan pengumpan. "Angkot jangan dihapus dan diganti dengan bisa 9-10 meter seperti keinginan pak Basuki," Ucap Pandji.

Pandji berkata, Anies-Sandi ingin berencana merangkul para angkot dan mengubah sistemnya jadi lebih akuntabel dan profesional. Ia sangat yakin dengan cara tersebut maka tidak akan ada lagi yang namanya angkot ngetem ataupun supir tembak.

Hal tersebut tidak mungkin, tidak ada hubungan OK-OTRIP dengan ngetem maupun supir tembak. Justru angkot itu merupakan angkot bisa ngetem sembarangan. Bila ada halte untuk angkot, maka lebih baik naik Transjakarta. Sudah terjadim kebersihannya dan besar, tidak ngebut-ngebut lagi.

Pandji kembali menegaskan bahwa Anies-Sandi akan menggandeng para angkot untuk terlibat, Ia sebut nantinya di pintu angkot akan dipasangkan Card Reader untuk Tap-in dan Tap-out, seperti yang sudah diterapkan saat ini di halte Transjakarta. Bandarq Online

"Saat hendak turun dari angkot lalu naik ke Transjakarta, maka penumpang akan Tap-in kartunya lagi di halte Transjakarta. Apabila jarak antara Top-out di moda sebelumnya dan Tap-in di moda lanjutannya kurang dari 30 menit, maka saldo tidak akan terpotong lagi," Ucap Pandji.

"Sampai sini saya mau mengatakan bahwa solusi yang Pak Ahok tawarkan tidak salah. Menghilangkan angkot dan menggantinya dengan bus, bisa solusi yang beliau anggap terbaik. Saya sangat yakin bahwa beliau sudah pikirkan. Beliau bahkan bisa jamin angkot kalau tetap mau beroperasi tidak akan bisa menang melawan beliau. Pada akhirnya itu keputusan yang jadi hal pemimpin Jakarta. Anda tinggal memilih mau cara mempimpin yang mana," Ujar Pandji.

Baca Juga :
→ Sudah Kedua Kali Nya Sandiaga Menuduh Ahok Bertemu Pengusaha, Namun Justru Dirinya Sendiri Yang Bertemu 12 Pengusaha Besar

Baik kalau begitu. coba kita buat hitungannya terlebih dahulu. Moda Transportasi terintegrasi ini akan diberi biaya Rp 5.000,- untuk setiap penumpangnya dibanding Rp 3.500,- untuk Transjakarta sekarang. Dan permasalahannya ialah, apakah supir angkot mau ikut yang seperti ini? Jika mereka memang ikut, berarti mereka sudah tidak diperbolehkan menerima uang tunai kembali, tidak boleh ngebut maupun ngetem sembarangan, dokumen dan surat-surat pun harus lengkap dan yang penting kondisi angkot wajib bagus.

Apakah kalian yakin hal ini bisa dilaksanakan? ingat, Angkot itu milik perorangan, Pemprov tidak mempunyai hak khusus kepada mereka. Makanya Angkot tidak bisa merta dihilangkan. Apalagi supir angkot seperti yang kita kenal sangar-sangar, masih ingatkah saat perseteruan antara Transportasi online dengan angkot? Siapa yang menyerang terlebih dahulu? dan siapa yang menabrak ojek online?

Mereka dapat menghajar tanpa melihat aturan, beneran yakin bisa ikut program ini tanpa masalah? memang benar bila Pilkada janji-janji yang ada itu indah semua. Tetapi jangan lupa, itu baru saja janji, tidak ada sanksi jika tidak terlaksana, Paling hanya dimaki para rakyat setelah itu ya sudah, selesai. maka dari itu Topic'ers pilihkan janji yang bisa masuk di akal, bukan janji yang pelaksanaanya banyak masalah. Situs Bandarq

Sumber : Seword.com


Previous
Next Post »
Comments
nama 0 Comments