Kumpulan berita terkini dari dalam Negeri maupun luar negeri, Berita seputar Artis, Berita Unik, Berita Kesehatan, Berita seputar Teknologi, dan lain-lain

Benar-Benar Anies Mengecewakan! Ia Menganggap Penjiplakan Lagu Sebagai Persoalan Yang Kecil


Dailytopic - Calon pasangan Gubernur dan Wakil Gubernur no urut 3 Anies Baswedan dan Sandiaga Uno selalu tertimpa masalah. Sebuah masalah yang sebenarnya akibat perbuatan mereka sendiri , setelah kalang kabut dengan program rumah DP 0 rupiah hingga harus direvisi berkali-kali itu. Sekarang masalah persoalan hak cipta mencuat sebab lagu yang Anies-Sandi gunakan sesukanya tanpa mengecek terlebih dahulu.

Medsos sekarang ini ramai dengan berita tentang lagu 'Kobarkan Semangat Indonesia', publik merasakan menjiplak lagu yahudi, Hashem Melech. Memang ada kesamaan antara lagu tersebut pada beberapa bagian dari lagu. Pihak Anies pun membantah hal tersebut dengan mengatakan.

☻Tidak mungkin lagu 'Kobarkan Semangat Indonesia' menjiplak lagu band asal Israel, sebab lagu Kobarkan Semangat Indonesia diterbitkan duluan yaitu pada bulan April 2014 sedangkan lagu band Israel itu baru diterbitkan bulan Januari 2016. Justru lagu Kobarkan Semangat Indonesia lebih mirip dengan lagu C'est La Vie (Inilah Hidup) oleh Cheb Khaled, pria kelahiran Aljazair, 29 Februari 1960, dan lagu itu diterbitkan pada bulan September 2012☻

Sedangkan lagu Hashem Melech dirilis tahun 2013, hingga tetap saja mereka bisa dikatakan meniru lagu tersebut. Akan tetapi kini halaman itu telah diganti dan klarifikasi mereka sudah tidak ada, untuk saja ada foto screenshoot nya. Agen Bandarq



 Jadi.. ini sepertinya sebuah upaya untuk menutupi kesalahan mereka, ternyata lagu Hashem Melech sudah dirilis sebelum digunakan oleh PKS. Sementara mereka menyebutkan tahun 2016 merupakan versi keduanya yang di remix oleh seorang rapper.

Baca Juga : 
→ Ahok Si "Sunan Kalijodo", Inilah Julukan Yang Diberikan Oleh Ketua GP Ansor

Lebih kacau lagi rupanya penyanyi gad Elbaz PROTES, ini jadi sama persis seperti waktu kejadian lagu Queen yang ditiru Ahmad Dhani kemudian diprotes oleh Gitaris Queen. Pastinya hal ini mencoreng nama Negara Indonesia.

▬ "Hi guys i want to share with you all something important about this song that was out 5 years ago in 2013. So in Indonesia for political they used the biggest song in the jewish community song by me an Israel singer for political purpose, taht the politician in anti Israel and they are extremist moslem. His name is Sandiaga Uno. so i must share with you all they said i copied them so..
this song was out before any artist such as Mark Anthony release it i release thi Cover By Chab Challed. And this song became the biggest jewish song all over the world in every country and thank you #God for this song and may all the extreamest people taht want to kill all the people that dont believes God will pay them back for all they done and want to do im this world.
happy i am in the good side of the world. #Hashemmelech #Gadebalz #Israel #Indonesia #cnnindonesia," demikianlah ditulis gad Elbaz dikutip oleh merdeka.com melalui akun media sosialnya, Sabtu (02/4/2017)

Anies Baswedan juga tidak mengaku tidak mau ambil pusing terkait isu penjiplakan yang datang kepada pasangan no urut 3 ini. Bandarq Online

"Saya engga tahu juga saya. Artinya kita nggak mau ambil pusing hal yang kecil-kecil," ucap Anies. "Ya menarik saja, semakin hari semakin (aneh). Memang engga ada pekerjaan lain gitu?," Imbuhnya Anies.

Anies Baswedan sebagai calon Gubernur dengan gelar PhD mengatakan penjiplakan sebagai hal kecil sungguh mengherankan, dan mengecewakan. Seharusnya Anies tahu bahwa di dunia pendidikan pun hak cipta sedang jadi sorotan sekarang ini. Anies pasti tahu saat menulis disertasinya dia tidak boleh menjiplak lagu tersebut begitu saja teori-teori dari penelitian orang lain tanpa mencatumkan nama peneliti tersebut. Sampai tidak boleh langsung jeplak copy paste sama persis namun haru paraphrase terlebih dulu.

Di dunia musik pun sama seprti itu, tidak diperbolehkan meniru sebanyak delapan bar. Jika mau menggunakan lagu tersebut diharuskan minta izin kepada si pemilik lagu tersebut. Apalagi karyanya digunakan untuk suatu kepentingan politik, belun tentu semua orang ingin. Menurut Irfan Aulia (Personel Band Samsons) apa yang dilakukan oleh pihak Anies dan PKS bisa dikategorikan sebagai pelanggaran hal cipta jika tidak memiliki izinnya.

"kalau musik pun memang lagu itu ada kemiripan, ya. Kalau sudah diurus izin sinkronasi penggunaan lagu dan diperbolehkan untuk kegiatan kampanye, maka tidak akan ada permasalahan dengan pelanggaran hal cipta," ucap Irfan, hari Jumat (07/04/2017).

▬ "Namun apabila pengguna (team kampanye) tidak mempunyai izin lisensi sinkronasi maka akan berpotensi pelanggaran hal cipta, sebab memang dibeberapa bagian 'lagu Anies-Sandi' ada notasi yang mirip dengan lagu yang direferensikan (Gad Elbaz)."

Baca Juga : 
→ Ridwan, Seorang Anak SMA Yang Berani Tampil Menyindir Anies dan Sandi di Blak-Blakan

Irfan pun menuturkan, dalam hukum yang berlaku di Negara Indonesia ini, suatu karya dapat disebut penjiplakan atau pelanggaran hal cipta apabila terbukti memiliki notasi yang mirip sebanyak delapan bar terhadap karya atau hak cipta yang sudah rilis terlebih dulu. Situs Bandarq

Hal ini bukanlah hal yang kecil, ini merupakan meniru karya orang lain. Bagaimana jika karya yang kita buat ditiru oleh orang lain kemudian ia mengklaim bahwa itu adalah miliknya? pasti kita sangat keberatan. Apalagi Anies sebagai calon Gubernur, Seharunya ia memberikan contoh baik dan teladan, bukannya dengan menganggap masalah hak cipta ini sebagai masalah yang kecil. Kemarin Anies baswedan 'Keberatan' karena merasa ide-nya diocntek, baru ide saja sudah keberatan apalagi karya cipta. itu pun menurut Ahok sebetulnya bukan meniru ide Anies. Namun saat timnya meniru lagu punya orang lain, dia katakan itu hal kecil. Salam Topic!

Sumber : Seword.com

Previous
Next Post »
Comments
nama 0 Comments