Kumpulan berita terkini dari dalam Negeri maupun luar negeri, Berita seputar Artis, Berita Unik, Berita Kesehatan, Berita seputar Teknologi, dan lain-lain

Kalahnya Basuki Tjahaja Purnama Menyusahkan Jokowi Di Pilpres 2019 Mendatang? Eeet,Belum Tentu! Seperti Ini Analisisnya


Dailytopic - Kalahnya Pak Ahok di Pilkada DKI Jakarta memang sungguh menyesakkan terutama bagi partai pengusung PDI P. Beberapa analisis mengatakan kalau suara PDIP P semakin lama semakin menurun. Sesudah Pilkada Banten, PDI P juga kalah, sekarang di kota Jakarta juga mengalami hal yang serupa. Kebesaran nama Megawati rupanya belum dapat membuat PDI P menang.

Pak Jokowi sebagai kader PDI P secara langsung terkena efeknya. Kini, Jokowi masih menjadi sosok yang diinginkan menjadi presiden pada Pilpres 2019 berdasarkan hasil poling. Namun dengan kekalahan Pak Ahok, banyak sedikit berpotensi menghambat Jokowi menjadi Presiden di Pilpres 2019 mendatang.

Menang nya Anies Baswedan membuat Prabowo menjadi semakin percaya diri kalau dirinya akan memenangkan Pilpres 2019. Kemenangan Anies sudah menjadi bukti bahwa dirinya bisa menari simpati warga untuk lebih tertarik memilih Anies daripada Ahok. Koalisi Gerindra dan PKS yakin akan terus berlanjut pada Pilpres tahun 2019 nanti.

Fakta ini membuat sebagian masyarakat menilai Jokowi terancam oleh lawan-lawan politiknya pada Pilpres 2019 nanti. Pengamat politik dari Universitas Airlangga, Surabaya, Airlangga pribadi, menilai kalahnya Ahok dalam Pilkada DKI putaran dua, akan memengaruhi Jokowi jika maju pada pemilihan Presiden 2019. Agen bandarq

Korelasinya, karena beberapa partai politik yang sudah menyatakan akan mengusung Jokowi, merupakan pengusung Ahok-Djarot pada pilkada DKI.

"Ini kemudian akan menyulitkan Jokowi di 2019 mendatang," Ucap Airlangga ketika dihubungi, Hari kami (20/04/2017).

Baca Juga :
→ Rakyat DKI Jakarta Sebesar 70% Puas Atas Kinerja Ahok, Namun Tidak Memilihnya Karena Perbedaan Agama

Menurut hasil dari quick count sejumlah lembaga, Ahok-Djarot diperkirakan kalah dari pesaingnya Anies - Sandi. Walaupun demikian, menurutnya, harapan untuk Pak Jokowi untuk maju di Pilpres 2019 mendatang tetap terbuka lebar.

Sosok Jokowi yang tidak mempunyai indikasi tersangkut kasus korupsi, membuat nilai lebih."Artinya citra bersih daoat tetap dapat dirawat dan meluas pada pemerintah dan rezimnya." Ujar dia.

Untuk menguatkan posisi dan elektabilitas Jokowi pada 2019, menurut Airlangga, mesin politik partai yang ingin mengusungnya harus "Bergerilya" mulai dari sekarang.

Lain itu, ia juga menyarankan, agar kekuatan politik dari lembaga berbasis Islam seperti NU dan Muhammadiyah, dan pada kiai menjadi prioritas untuk didekati. "Dikarenakan mengenai jakarta ini bisa ditarik ke mana-mana. Ini yang harus diantisipasi," Kata Airlangga.

Sah-sah saja bila ada orang yang berpikiran kalau jalan Jokowi menuju Pilpres 2019 akan semakin berat. Akan tetapi yang sering kita lihat, Jokowi merupakan pakar strategi, Jkowi memang terlihat diam, tetapi sebenarnya sedang bergerak menjalankan strategi-strategi yang tidak kasat mata dan membuat lawan tidak menyadarinya.

Jokowi dituduh mengintervensi kasus hukum Ahok. Jokowi dituduh tidak netral dan ingin membuat Ahok memenangkan Pilkada DKI. Akan tetapi, Jokowi berhasil membuktikan kalau tuduhan-tuduhan tersebut keliru.  Bandarq online

Bila Ahok berhasil menang di Pilada DKI, tentu sentimen negatif dari tuduhan bahwa Jokowi tidak netral dan memang sudah menseting supaya Ahok menang Pilkada. yakin Jokowi memang lebih mendukung Ahok daripad dengan Anies, tetapi sebagai seorang presiden, Jokowi harus tetap netral. Kekalahan Ahok buktinya kalau Jokowi bisa netral dalam Pilkada ini.

Dari kekalahan Ahok membuat cap negatif kepada Jokowi terbantahkan. Masyarakat semakin yakin bahwa Jokowi merupakan orang yang netral. Sebaliknya, masyarakat akan menganggap lawan-lawan Jokowi yakni orang yang suka menuduh tanpa mempunyai bukti dan hanya mau menjelekkan citra Jokowi.

Ahok memang kalah, namun citra Jkowi semakin baik, Jokowi terbukti tidak mengintervensi Ahok. Jokowi juga terbukti netral. Hal ini yang mungkin tidak disadari oleh lawa-lawan Jokowi.

Asumsi yang mengatakan Jokowi sengaja membiarkan Ahok kalah supaya dari pihak Prabowo terlalu percaya diri akan memenagngkan Pilpres 2019. Kepercayaan yang terlalu tinggi kadang-kadang bisa membuat orang menjadi lengah. Jokowi juga dapat mengambil pelajaran berarti dari kekalahan Ahok. Jokowi bisa belajar bagaimana caranya untuk menghadapi isu sara yang selalu mereka lontarkan bahkan menjadi senjata andalan mereka.

Baca Juga : 
→ Kesalahan Yang Sebenarnya Tidak Perlu..., Video #BeragamItuBasukiDjarot

Ahok dibiarkan kalah bukan berarti Jokowi tidak peduli dengan Ahok. Saya yakin persahabatan JOkowi dan Ahosudah sedemikian erat. kalah di Pilkada bukan lah segalanya. Masih banyak jabatan-jabatan strategis yang dapat Ahok jalankan bahkan yang lebih Prestise daripada gubernur.

Jokowi sudah benar-benar mengerti berbagai macam strategi pihak Prabowo dalam rangka mejegal Ahok. Pengalaman-pengalaman ini yang kemudian membuat Jokowi sangat siap menyusun strategi jitu untuk mnagatasi strategi dari Prabowo di Pilpres 2019 nanti. Jokowi dapat belajar banyak dari Ahok supaya tidak bernasib serupa dengan Ahok dan bisa lepas dari jeratan pihak Prabowo. Situs bandarq

kesimpulan ini, kekalahan Ahok memang dapat menghambat Jokowi menuju Pilpres 2019. Akan tetapi dapat juga memuluskan jalan Jokowi sebab Beliau sudah paham kondisi lawan. Bisa dikatakan telah mengantongi strategi-strategi yang selalu mereka gunakan. Salam Topic!

Sumber : Seword.com

Previous
Next Post »
Comments
nama 0 Comments