Kumpulan berita terkini dari dalam Negeri maupun luar negeri, Berita seputar Artis, Berita Unik, Berita Kesehatan, Berita seputar Teknologi, dan lain-lain

Wow! Balai Kota Dibanjiri Karangan Bunga Untuk Ahok, Fadli Zon Berkata Ini Adalah Pencitraan Murahan?


Dailytopic - Seseorang yang murahan itu selalu membeberkan kata-kata murah. Seperti itulah apa yang bisa dinilai dari respon Fadli Zon tentang karangan bunga yang begitu banyak datang ke balai kota sampai tumpah ke pinggiran Monas. Inilah yang menjadi hal yang sangat langka dihasilkan oleh hasil kerja dari pak Ahok dan Pak Djarot, yang sudah mengabdi selama ini.

• "Saya merasa warga sudah tau lah, itu bisa bukan efek positif yang didapat tetapi efek negatif, apalagi jika ketahuan sumbernya itu-itu juga, maka dari itu pencitraan murahan.. saya mengira, saya mendengar itu dari sumber yang sama, atau dari beberapa sumber, yang jelas itu menguntungkan untuk si toko bunga tersebut ya, namun sangat disayangkan.. itu bila ada 1.000 karangan bunga dikali Rp 1 juta itu sudah Rp 1 Miliar, kalau Rp 700 ribu yah Rp 700 juta, itu kan bisa untuk anak yatim dan sebagainya, dari ada dibuang-buang kayak gitu.." Ucap Fadli Zon, •

Akan tetapi nyinyir tetap saja nyinyir, Fadli Zon tetaplah mengisi pemberitaan dengan kata-kata dan kalimat kosongnya. Bila Fadli Zon iri, lebih baik ia bisa mengatakannya dengan jujur. Tidak perlu mengatakan bahwa kebaikan warga ini merupakan pencitraan, Entah Fadli Zon sedang hidup di dunia mana, kita melihat bahwa sepertinya ia terlalu terlena dengan apa yang sudah ia dapatkan, yakni kesenangan di bumi datar. Agen bandarq

Semakin lama melihat polarisasi antara bumi bulat (tak sempurna) yang kita hidupi ini dengan bumi datar sempurna. Fadli mengatakan karangan bunga itu berasal dari sumber yang sama. Hal ini juga hanya menguntungkan bagi pemilik toko saja. Tidaklah sesuatu yang mengherankan, jika kebencian mendatangkan pikiran negatif. seperti itulah kira-kira yang dialami Fadli Zon.

Baca Juga : 
→ Dizalimi Selama Lima Bulan, Nota Pembelaan(Pleidoi) Ahok Hanya Lima Halaman? Seperti Ini Isinya

Apa yang ia kerjakan untuk warga Jakarta? Bila dibandingkan dengan Ahok, Ahok sudah mengerjakan banyak hal, baik dari memanusiakan manusia membangun infranstruktur, maupun memikirkan hajat hidup warga Jakarta. Melihat Fadli Zon, apa yang sudah ia taruh di kota Jakarta ini, hanyalah kebencian kepada Pak Ahok. Inilah yang mnejadi perbedaan kedua orang tersebut.

Orang yang besar ataupun kecil tidak dilhat dari ukuran tubuhnya, melainkan pandangan mereka terhadap segala sesuatu. Fadli Zon yang bertubuh besar ini, rasanya tidak mempunyai harkat dan martabat sebagai seorang pemimpin dan wakil rakyat. Sedangkan Ahok yang juga memiliki tubuh yang cukup besar, juga mempunyai hati yang luas untuk menerima setiap fitnah, makian, dan tetap melayani warganya.Bandarq online

Inilah yang dinamakan sebagai pemimpin sejati. Pemimpin sejati dilihat dari bagaimana mereka memperlakukan orang yang lebih rendah, maupun orang yang memiliki tingkatan ekonomi yang lebih rendah dari kita, Bila irang dapat memperlakukan orang yang lebih rendah dari dirnya sendiri, ia layak memimpin suatu komunitas.

Melihat dukungan Fadli Zon untuk Anies Baswedan, pasti kita melihat bagaimana orang yang dengan karakter tertentu, cenderung untuk menudukung orang yang mempunyai karakter yang sama. Bila kita melihat kalau Fadli Zon yang nyinyir ini mendukung Anies, pasti kita dapat simpulkan bahwa Anies merupakan sebelas duabelas dengan Fadli Zon.

Fadli Zon haru cepat bertobat dan belajat untuk memahami bahwa kecintaan rakyat kepada Ahok tidak lagi dapat dibendung. Maka dari itu jangan sampaikan aksi simpatik warga ini dengan aksi bela (katanya) islam.

Baca Juga :→ Kalijodo Sudah Mulai Bermunculan Pedagang Kaki Lima Dan Dikuasai Preman, Jakarta Lama Datang Kembali

Penuh karangan bunga menjadi sebuah fenomena yang tidak dapat dipalsukan lagi, Bagaimana mungkin para pengirim yang mengirimkan bunga ini bisa dipalsukan? Fadli berpikir bahwa tujuh juta orang itu merupakan angka real yang pernah mengisi penuh jalan Medan Merdeka. Jalan Medan Merdeka yang pernah dipenuhi oleh kenyinyirannya para kaum bumi datar, Sekarang dipenuhi oleh karangan bunga yang sangat indah. Situs bandarq

Maka dari itu untuk Pak Fadli Zon, jangan sampai Anda membawa kebencian kepada Ahok dan Djarot ke liang kubur, jangan sampai kebencian mu melanda Anda sampai tua. Coba belajarlah kepada AHok tentang memaafkan. Jangan sampai Anda kecewa jika pada akhirnya nanti Anda menjadi orang yang paling kasihan, Sebab tidak ada pengampunan di jiwa Anda. Salam Topic!

Sumber : Seword.com

Previous
Next Post »
Comments
nama 0 Comments