Kumpulan berita terkini dari dalam Negeri maupun luar negeri, Berita seputar Artis, Berita Unik, Berita Kesehatan, Berita seputar Teknologi, dan lain-lain

Ini Alasan Mengapa Ahok Cabut Banding? Dan Seperti Ini Respon Jaksa Agung


Dailytopic - Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok, memutuskan untuk mencabut banding atas divonis nya hukuman penjara selama 2 tahun terhadap kasus penodaan agama. Akan tetapi dari pihak keluarga beliau belum mau memberikan penjelasan alasan dicabutnya banding.

Pencabutan banding tersebut terjadi sesudah tim pengacara Ahok datang ke PN Jakarta Utara yang berlokasi di Gedung eks PN Jakart Pusat, Jl Gajah Mada, Jakarta Pusat. Istri Ahok (Veronica Tan) juga terlihat hadir di PN Jakarta Utara.

"Besok kami akan menyampaikan alasannya jam 12 siang, menceritakan alasan mengapa keluarga akhirnya memutuskan untuk mencabut banding ini," ucap adik kandung Ahok Fifi Lety Indra kepada wartawan, Senin (22/5/2017).

Sementara itu pengcara Ahok lainnya Wayan Sudirta berbicara, memori banding sebetulnya sudah masuk ke PN Jakarta Utara. Tetapi dari pihak keluarga Ahok setelah berdiskusi dengan tim pengacara memutuskan pencabutan banding. Agen bandarq

"Intinya ada dua kejadian. Satu, sudah menyerahkan memori banding sudah masuk di berkas, kemudian sesudah itu keluarga mmeutuskan sesudah berdiskusi dengan kami, pihak keluarga memutuskan untuk mencabutnya. Kita hargai keputusan tersebut, kita dampingi," kata Sudirta

Majelis hakim dalam sidang pada 9 mei Sebelumnya menyatakan Ahok terbukti bersalah melakukan penodaan Agama sebab pernyataan mengenai Surat Al-Maidah 51 ketika Ahok berkunjung ke Pulau Pramuka, Kepulauan Seribu

Baca Juga :
Pak SBY: "Marilah Kita Dukung Dan Membantu Presiden Untuk Menjaga Kerukunan Di Indonesia"

Kalimat Ahok yang dinyatakan telah menodai Agama adalah "Jadi jangan percaya sama orang, kan bisa saja dalam hati kecil bapak/Ibu engga bisa pilih saya ya kan? dibohongi pakai Surat Al-Maidah 51, macam-macam itu. Itu hak Bapak/Ibu ya. Jadi kalau Bapak/Ibu perasaan engga bisa kepilih nih karena saya takut masuk neraka karena dibodohi gitu ya, engga apa-apa."

"Dari ucapan tersebut, terdakwa telah menganggap Surat Al-Maidah merupakan alat untuk membohongi umat atau masyarakat atau Surat Al-maidah 51 sebagai sumber kebohongan dan dengan adanya anggapan demikian, jadi menurut pengadilan, terdakwa telah merendahkan dan menghina Surat Al-Maidah 51," Papar sang hakim dalam pertimbangan hukum.

•Respon Jaksa Agung Atas Dicabutnya Banding•

Jakda Agung M Prasetyo masih menunggu perkembangan infomrasi terkait pencabutan banding Ahok. "Saya belum tahu persis, masa iya mencabut banding? kita lihat dulu. Kita belum dapat menanggapi," ucap Prasetyo dikonfirmasi oleh Detik.com, Senin (22/5/2017).

Ketika ditanya ulang soal ada tidaknya perubahan sikap jaksa yang sebelumnya sudah menyatakan banding, Prasetyo mengaku belum bisa untuk memberikan tanggapan.

"Saya belum dapat memberikan tanggapan sebab belum dapat perkembangan informasi," sambungnya.

Sebelumnya Juru Bicara PN, Hasoloan Sianturi secara terpisah berbicara pihaknya sudah menerima surat pernyataan pencabutan banding. Akan tetapi surat pernyataan tersebut tidak disertai alasan pencabutan banding. Bandarq online

"(Pencabutan) tersebut hak mereka, hak mnerima (keputusan), hak menolak, hak banding itu sudah hak mereka. Kita serahkan kepada yang menggunakan haknya. tadi prosesnya cuma itu saja mengajukan pernyataan mencabut. iya sudah, sudah ditandatangani oleh kuasa hukumnya," kata Hasoloan.

Pihak PN Jakarta Utara menurut Hasoloan akan tetap mengirimkan berkas banding ke Pengadilan Tinggi DKI Jakarta pada hari Rabu, 24 Mei, apabila tidak ada perubahan sikap jaksa penuntut perkara Ahok.

Baca Juga :
Mantap! Luhut Menantang Pihak-Pihak yang Sebut Komunis bangkit Berikan Data

Pencabutan banding diajukan pada sore tadi sesudah tim pengacara lebih dulu memasukkan memori banding. Pihak keluarga Ahok, Fifi Lety Indra tidak menjelaskan alasan oencabutan banding. Sementara Ibu Veronica Tan tidak berkomentar ke wartawan ketika berada di PN Jakarta Utara, Jl Gajah Mada, Jakarta Pusat.

Sebelumnya Prasetyo menegaskan upaya banding yang diajukan tim jaksa penuntut umm perkara Ahok yakni prosedur standar yang dimiliki. Tim jaksa mengajukan banding terkait dengan penerapan pasal kepada vonis majelis hakim yang diketuai Dwiarso Budi Santiarto.

"Alasan banding pertama, dikarenakan standar operasional prosedur. Kedua, ada alasan lain yang mungkin berbeda dengan pihak terdakwa. Apabila terdakwa banding minta keringanan atau pembebasan, kalau kita karena kualifikasi pasal yang dibuktikan itu berbeda antara jaksa penuntut umum dengan hakim," ucap Prasetyo, hari Sabtu (19/5).

Tim jaksa mendakwa Ahok dengan 2 dakwaan alternatif, yakni Pasal 156a huruf a KUHP dan Pasal 156 KUHP. Dalam surat tuntutan, jaksa sebut bahwa Ahok telah terbukti melakukan tindak pidana yang ancaman pidananya diatur dalam Pasal 156 KUHP pada dakwaan subsider. Situs bandarq

Sedangkan mejelis hakim menyatakan Aho terbukti melakukan penodaan agama sebagaimana dakwaan primer dengan Pasal 156a huruf a KUHP.

Salam Topic!
Sumber: Detik.com

Previous
Next Post »
Comments
nama 2 Comments

2 comments

Write comments
wina dina
AUTHOR
May 23, 2017 at 6:47 AM delete This comment has been removed by a blog administrator.
avatar
Anonymous
AUTHOR
May 24, 2017 at 1:37 AM delete

Permisi ya gan..
sekedar info
Berita Viral

Trimakasih Gan

Reply
avatar