Kumpulan berita terkini dari dalam Negeri maupun luar negeri, Berita seputar Artis, Berita Unik, Berita Kesehatan, Berita seputar Teknologi, dan lain-lain

Kolaborasi Antara Para Buruh Dan Partai Gerindra Untuk Melawan Karangan Bunga, Hubungan nya Apa?


Dailytopic - Lihat perlakuan para buruh membakar karangan bunga di Balaikota, awalnya dikira hal itu hanyalah kebetulan belaka. Namun setelah di periksa lebih jauh, rupanya hal tersebut semua bukanlah sebuah kebetulan.

Para buruh tersebut memang mendemo karangan bunga tersebut, dan salah satu oratornya mengultimatum, " Jika tiga hari balai kota belum bersih dari bunga-bunganya, kita akan datang untu sapu bersih. Siap untuk bersihkan Balai kota" tutut salah seorang bruruh dari atas mobil komandonya.

Sekilas kalimat tersebut mirip dengan Habib Rizieq ya? Siap bela agama?! Siap revolusi?! kemungkinan mereka satu guru atau semacamnya.

Para Buruh dan Para Gerindra

Kalau dipikir-pikir dengan logika apa salahnya karangan bunga tersebut? sampai buruh ingin membersihkannya dari Balai kota. Coba menemukan alasan logis untuk meluruskan orasi buruh tersebut. Namun semakin jelas yang muncul justru alasan-alasan politik.

Kita tau kalau ada kelompok buruh yang yakni pendukung fanatik Prabowo pada Pilpres 2014. Setelah junjungannya keok, saya pikir hubungan buruh dengan capres kalah Prabowo juga sudah selesai. Akan tetapi ternyata masih berlangsung sampai saat ini. Dan ini berarti segala tindakan negatif kelompok buruh memang sebenarnya ada kaitannya dengan barisan sakit hati Partai Gerindra.

Yuk simak bersama beberapa fakta yang tidak terbantahkan ini ☻

Pimpinan KSPI (Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia), Said Iqbal diperiksa di Subdirektorat Keamanan Negara Direktorat Kriminal Umum Kepolisian Daerah Metro Jaya, pada hari Selasa, 13 desember / 2016. Said diperiksa sebagai saksi atas tuduhan rencana makar yang dilakukan oleh sejumlah aktivis pada 2 Desember 2016. Agen bandarq

Baca Juga : 
Sungguh Kejam! Anies Baswedan Akan Memecat Pejabat-Pejabat DKI Jakarta Yang Terlibat Mendukung Ahok

Kasus makar itu sendiri yakni agenda tambahan dari kelompok pendemo nomor togel di bawah pimpinan Habib Rizieq yang menolah Pak Ahok. Mereka sudah transparan berteriak siap revolusi? Siap mengepung istana? dan Seterusnya. Setidak masuk akal bagaimanapun KSPI dengan kasus makar, itu sams tidak masuk di akal para buruh yang membakar karangan bunga. Semuanya saling berkaitan. Satu kesatuan, sekali bocor tetaplah bocor.


Apa hubungannya dengan bunga? •

Kemungkinan sebagian pembaca Topic'ers sudah bisa menebak arah artikel ini, tetapi tetap ingin perjelas hal ini.

Bunga-bunga yang ada di Balai kota merupakan bunga yang mempunyai makna dan sebagai tanda terima kasih dan apresiasi kepada kinerja Basuki Tjahaja Purnama dan Djarot Saiful Hidayat, atau kita sering menyebut Ahok - Djarot dalam membangun kota DKI Jakarta. Ribuan karangan bunga berhasil menjadi pemanis Ibu Kota selama beberapa hari terakhir. Jumlah karangan bunga nya pun sangat fantastis, ribuan dan masih terus berdatangan.

Bunga-bunga yang datang dengan perasaan damai dan ikhlas, ternyata berasa menyakitkan bagi kubu Partai Gerindra. Dikarenakan mereka yang menang, namun yang mendapatkan karangan bunga justru Ahok - Djarot.

Nah.. Saat saya lagi nulis artikel ini, tiba-tiba jadi terngat! hal ini sepertinya mirip dengan Film animasi "Cars" yaitu saat tokoh utama masih di urutan ke 3 dan di urutan ke 1 dan 2 sedang berebut posisi terdepan, dengan sengaja salah satu mobil menabrak saingannya kemudian teguling-guling. saat mobil yang sengaja menabrak sainganya itu masuk ke garis finish pertama tidak ada satu penonton pun yang bersorak, mereka semua melihat si tokoh utama ini mendorong mobil yang ditabrak itu, begitu mereka berdua sampai ke garis finish saat itu juga semua penonton menyoraki mereka berdua dengan rasa gembira dan terapresiasikan. Namun apa yang didapat oleh mobil yang mendapat posisi juara 1 itu? ia hanya mendapatkan piala kosong dan dilempari oleh makanan dan ban.

kalau saya kasih foto ini mungkin pembaca lebih mengerti hehe, udah tau kan mana yang suka nabrak


Coba baca komentar dari Fadli Zon " Saya rasa masyarakat sudah tahulah. Itu bisa bukan efek positif yang didapat, namun efek negatif, apalagi kalau ketahuan sumbernya itu-itu juga. Jadi pencitraan murahan." Bandarq online

Atau kalau yang mau lebih greget yakni komentar dari Habiburokhman yang juga sama-sama merupakan politikus gerindra "Mau tau jumlah orang bego di Jakarta? Check aja karangan di balai kota."


Memang pihak Gerindra yang merupakan adalah pendukung Anies - Sandi ini tidak tenang kehidupannya gara-gara karangan bunga untuk Ahok. Segala Hoax yag coba dimainkan, bahwa itu pesanan sendiri, hingga coba membenturkan Wapres Jusuf Kalla dengan Ahok melewati meme Hoax, ternyata gagal. Masyarakat tetap antusias mengirim bunga, dan bahkan menyebar di kota-kota lainnya., sekalipun Pak Ahok hanyalah Gubernur jakarta.

Kemudian puncaknya yakni hari ini, membakar karangan dan akan membersihkannya dari Balai Kota, memanfaatkan hari Buruh, memanfaatkan kelompok para Buruh. Apakah kita akan menganggap semua ini cuman kebetulan belaka, Saat kita semua tau sejak 2014 yang lalu kelompok buruh tersebut pendukung Prabowo dan keluarga Gerindra. Politisi gerindra layaknya Fali dan Habiburokhman yang tegang-tegang sebab karangan bunga. kemudian sekarang buruh membakar karangan bunga tersebut?

Sesudah menunggangi agama Islam, Sekarang menunggangi buruh •

Kelompom sebelah pembenci Ahok ini memang luar biasa biadabnya. Kemarin mereka telah menunggangi agama Islam untuk menolak Ahok menjadi Gubernur. Yang kemudian hadir dengan tagline "penista agama." Lalu sekarang ini mereka menolak karangan bunga untuk Ahok dengan menunggagi Buruh. berdemo nama buruh, akan tetapi tujuannya membakar karangan bunga.

Kalau iya ini merupakan cara-cara bidab, tetapi secara politik, harus acungi jempol. Terlepas siapapun yang sanggup menjadi jembatan kepentingan dan sukses mensolidkan gerindra dan kelompok buruh 2014, sudah salut dengan orang itu. Beginilah trik tepat propaganda yang sukses membuat banyak negara di dunia menjadi rusuh dan perang saudara untuk elancarkan agenda dari pihak-pihak yang tak sabaran berkuasa.

Baca Juga : 

Pada akhirnya, kepada seluruh rakyat Indonesia di manapun kalain berada, inilah realitas politik di tanah air tercinta kita. Ada sekelompok orang dan partai yang kerap menunggangi kelompok tertentu demi memuluskan nafsu-nafsu politiknya dengan cara tak terbantahkan, atau otoriter, Dan ini sangat biadab.

Ambil Contoh saja kasus penistaan agama untuk Pak Ahok, yang mendemo yakni ormas Islam, datang mengatasnamakan Islam dengan aksi bela Islam. Di negara ini, tidak ada satu orangpun yang bisa membantah kebenaran agama Islam, dikarenakan ini adalah negara yang mayoritas beragama Islam. Maka dari itu kita tidak dapat mengahalngi bila ada sekelompok orang yang ingin membela agama Islam, bhahkan sekalipun kita tahu ada agenda politik di dalam itu. Situs bandarq

Begitu juga dengan kasus pembakaran karangan bunga untuk Pak Ahok - Djarot di hati Buruh Nasional. Tidak ada yang dapat menghalangi aksi buruh di hari Buruhm bahkan walaupun kita jadi tau sebenarnya mereka hanyalah ingin membakar bunga karena dengan alasan sakit hati.

Ini adalah contoh politik otoriter yang mencoba dterapkan secara terstruktur, sestematis dan massif, sampai tidak ada seorang pun yang sanggup membantah atau menyalah-nyalahkan. Siapa yang sanggup mengalahakan Islam? siapa yang dapat menyalahkan para Buruh? nihil, Karena bila mereka disalahkan, maka kita akan melihat lebih banyak lagi orang bodoh yang turun ke jalanan disebabkan emosi kelompoknya disalah-salahkan.. Salam Topic!

Sumber : Seword.com

Previous
Next Post »
Comments
nama 0 Comments