Kumpulan berita terkini dari dalam Negeri maupun luar negeri, Berita seputar Artis, Berita Unik, Berita Kesehatan, Berita seputar Teknologi, dan lain-lain

Bila Janji-Janji Politik Anies Tidak Realistis dan Sulit Untuk Dilaksanakan, Kenapa Dipaksakan?


Jakarta - Rencana dari Gubernur DKI Jakarta yakni Anies Baswedan, mengoperasikan kembali moda trnsportasi becak di Ibukota, sebagaimana janjinya ketika ia kampanye Pilkada DKI 2017 lalu, menuai kritik dari berbagai pihak, salah satunya seorang pengamat kebijakan publik Trubus Rahadiansyah (dari Universitas Trisaksi).

"Gubernur mengatakan kalau beroperasinya becak adalah bagian yang tidak terpisahkan dari janji politiknya didalam program CAP. Apalagi ketika kampanyr, sang calon gubernur katanya keluar masuk kampung, dan mendapatkan keinginan warga masarakat yang ditemui supaya mengeluarkan kebijakan beroperasinya becak apabila dia menang pilkada," ucap Trubus.

Walaupun publik pada umumnya menolak keras kebijakan transportasi becar, akan tetapi Anies tetap melaksanakan program itu. "Mengapa gubernur ngotot? Apakah saat janji politik tidak realistis dan sulit dilaksanakan, jadi harus dipaksakan?" katanya.

Berikut tanggapan lengkap dari Trubus mengenai rencana Anies Baswedan mengoperasikan becak, hari selasa (16/1/2018).

Belakangan ini publik di Jakarta digegerkan oleh kebijakan Gubernur yang ingin mengoperasikan becak sebagai moda transportasidi wilayah DKI Jakarta secara terbatas.

Walaupun publik pada umumnya menolak keras kebijakan tersebut, tapi gubernur tetap akan melaksanakan program itu.

Mengapa Gubernur ngotot? Didalam konteks kebijakan publik, ada 5 fakta menyangkut hal itu.

Pertama, Becak cuman menjadi bagian didalam program community action plan (CAP), CAP adalah program penataan 16 kampung dimana Pemprov DKI akan berkolaborasi dengan msyarakat didalam pelaksanaan nya.

Di sebagian kampung yang akan ditata, terdapat keinginan sebagian kecil masyarakat khususnya ibu-ibu meminta kepada pemprov membolehkan becak beroperasi kembali. Tanpa melakukan kajian mendalam dengan pihak-pihak terkait, gubernur menyetujui dan memprogramkannya.

Kedua, Gubernur berdalih penggunaan becak tidak akan beroperasi di jalan protokol. Gubernur menegaskan Becak hanya akan beroperasi di 16 kapung didalam program CAp.

Tetapi permasalahannya siapa yang menjamin becak tidak masuk dalam utama? siapa yang mengendalikan besak beroperasi?

Ini dikarenakan becak tidak bertenaga mesin namun tenaga manusia. Sedang sebagai warga bebas dijamin haknya untuk mencari nafkah di wilayah DKI Jakarta. Walaupun nanti becak cuman beroperasi di kampung wisata, misalnya sebagai wahana wisata. Namun akan tetap menjadi problem rumit di kemudian hari. Bandar poker online

Ketiga, Kebijakan becak hanyalah tuntutan sebagian kecil para ibu rumah tagga. Sebagaimana diakui gubernur, kebijakan operasional transportasi becak berasal dari tuntutan ibu-ibu rumah tangga di sebagian kecil dari 16 ampung didalam program CAP.

Alasannya ibu-ibu banyak yang mengeluh mengenai kesulitan membawa belanjaan pulang dari pasar sebab tidak ada lagi besak. Dan yang lainnya mengeluh suaminya kehilangan pendapatan semenjak becak sudah tidak beroperasi lagi.

Permasalahannya mengapa tuntutan tersebut direspon? Apakah dengan membolehkan becak kesejahteraan 16 kampung itu akan meningkat? Apa munkin beroperasinya becak mengurangi pengangguran di kampung-kampung itu? Bandar poker terpercaya

Keempat, respon gubernur kurang bijak terhadap kritikan masyarakat. Gubernur membalas mereka yang mengkritiknya dengan mengatakan kalau para pengkritiknya sedang berimajinasi.

Bahkan dikatakan oleh gubernur, bahwa pengkiriknya banyak menyangka becak akan dijalankan di jalan-jalan protokol. Padahal becak hanya beroperasi di kampung-kampung program CAP.

Hal itu mengindikasikan gubernur anti kritik. Bukannya memberikan penjelasan dan informasi yang koprefis dan detail atas program itu, namun justru meresponnya dengan pernyataan yang penuh sindiran terhadap masyarakat yang menolaknya.

Kelima, gubernur menyebutkan bahwa beroperasinya becak adalah bagian yang tidak terpisahkan dari janji politiknya didalam program CAP. Apalagi saat kampanye, sang calon gubernur katanya keluar masuk kampung, dan mendapatkan keinginan warga masyarakat yang ditemui supaya mengeluarkan kebijakan beroperasinya becak apabila menang didalam pilkada.

Permasalahnnya apakah saat janji politik tidak realistis dan sulit dilaksanakan, maka harus dipaksakan? Agen bandarq

Salam Topic!
Sumber: NetralNews

Baca Juga Artikel Berita Lainnya:
→ Bingung Mengenai Gaji dan Layanan Penumpang, Sopir OK OTRIP: Yang Saya Tahu Hanya Pasang Kartu Saja

Medsos Facebook Didemo, Pengamat: Tidak Masuk Di Akal Dan Butuh Kecerdasan Lebih Untuk Memahami Itu



Website Agen Kartu Online Aman & Terpercaya Saat Ini

Promo GoldenQQ Saat Ini :
1. Bonus Rollingan 0.3% up to 0,5&
2. Bonus Referral 15% 
3. Min Depo & WD Sangat Terjangkau Rp. 20,000

7 Games Dalam 1 User ID :
Bandar Poker | Poker | Adu-Q | Bandar-Q | Domino99 | Capsa Susun | Sakong

Disupport Oleh :
1. LiveChat 24 Jam Online
2.Customer Service Yang Ramah
3. Support 5 Bank Ternama dan Terbesar Di Indonesia
4. Proses Depo & WD Cepat
5. Setiap Hari Tersedia Ribuan Meja & Member / Player Yang Bermain
6. 100% NO ROBOT / ADMIN

Untuk Info Bonus Lebih Lengkap Silahkan Hubungi Customer Service Kami Di :
LiveChat : www.GOLDENQQ.org
BBM : 2BE6505E
HP : +85516789420
WECHAT : GOLDENQQ1
SKYPE : GOLDENQQ1
FANSPAGE : GOLDENQQ1
YM : GOLDENQQ1@YAHOO.COM

Previous
Next Post »
Comments
nama 0 Comments