Kumpulan berita terkini dari dalam Negeri maupun luar negeri, Berita seputar Artis, Berita Unik, Berita Kesehatan, Berita seputar Teknologi, dan lain-lain

Menyebar Hoax, Admin The Family Muslim Cyber Army Akhirnya Ditangkap Polisi, Selegkapnya


Jakarta - Seorang dosen Bahasa Inggris di UII (Universitas Islam Indonesia) Yogyakarta, yang bernama Tara Arsih Wijayanti ditangkap pihak kepolisian dikarenakan telah diduga menyebarkan ujaran kebencian di grup aplikasi WhatsApp The Family Muslim Cyber Army.

Dirtipid Siber Bareskrim Polri Brigadir jenderal Fadil Imran di gedung Dirtipid Siber Bareskrim Polri, Jakarta Pusat, hari Rabu (28/2/2018) mengucapkan, Tara adalah sebagai admin di grup MCA. Dirinya ditangkap satreskrim Polres Majalengka sebab menyebarkan berita hoax mengani adanya seorang muadzin yang dibunuh oleh orang gila, di Majalengka. Fakta, yang terbunuh bukan muadzin melainkan hanyalah orang biasa.

Kapolres Majalengka, AKBP Noviana menyebutkan, Tara berhasil di tangkap di wilayah Jakarta Utara. Bandar poker online

Sebelumnya, masyarakat Majalengka dibuat heboh dikarenakan ada berita seorang muadzin diserah oleh orang gila di Desa Sindang, Kecamatan Cikijing pada hari Jumat (16/2/2018). Berita itu disebarkan dari media Facebook, kemudian menjadi viral sampai 7.000 kali dengan 1.700 komentar.

Kepada pihak kepolisian, Dirinya mengaku tidak pernah mengecek dan mendalami terlebih dahulu kebenaran berita itu. Sesudah ditelusuri, ternyata informasi tersebut tidak lah benar. 

"Dari hasil penyelidikan tersangka ini diduga orang pertama yang memposting dan menyebarkan berita hoax itu," kata Noviana.

Barang bukti yang berhasil disita oleh pihak keplisian antara lain, sau buah tab warna hitam dan dua lembar screenshot yang berisikan berita bohong. Bandar poker terpercaya

Perwira menengah ini mengimbaukan kepada seluruh masyarakat untuk cerdas ketika menerima informasi. Jangan sampai menelan mentah-mentah berita yang beredar di media sosial.

Selain dari Tara, setidaknya sudah ada 5 admin dari The Family MCA yang sebelumnya diringkus. yaitu:

- Muhammad Lutfi (40)
- Riski Surya Darma (37)
- Ramdani Saputra (39)
- Yuspiadin (25)
- Ronny Sutrino (40)

Mereka diduga menyebarkan berita hoax dan ujaran kebencian, grup itu mempunyai grup-grup kecil yang beranggotakan ratusan orang.

Ucap Fadil, keenam tersangka mempunyai peran yang berbeda-beda. Tigas mereka melakukan report akun-akun lawan, untuk dilakukan take down. Lain itu mereka juga menyebar virus supaya tidak bisa operasikan gadget, dan kontra narasi isu-isu kelompok lawan. "Mereka berperan sebagai tim sniper dan inti. Dapur dari MCA para tersangak di belakang saya," ungkap nya. Agen bandarq

Didalam kasus ini, para tersangka dijerat Pasal 45A ayat (2) Jo pasal 28 ayat (2) Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2016 mengenai ITE, dan atau pasal Juncto Pasal 4 huruf b angka 1 Undang-Undang Nomor 40 tahun 2008 mengenai pengapusan Diskriminasi Ras dan Etnis dan atau Pasal 33 UU ITE dengan ancaman pidana penjara 6 tahun atau denda Rp 1 Miliar.

Salam Topic!
Sumber: NetralNews

Baca Juga Artikel Berita Lainnya :



Website Agen Kartu Online Aman & Terpercaya Saat Ini

Promo GoldenQQ Saat Ini :
1. Bonus Rollingan 0.3% up to 0,5&
2. Bonus Referral 15% 
3. Min Depo & WD Sangat Terjangkau Rp. 20,000

7 Games Dalam 1 User ID :
Bandar Poker | Poker | Adu-Q | Bandar-Q | Domino99 | Capsa Susun | Sakong

Disupport Oleh :
1. LiveChat 24 Jam Online
2.Customer Service Yang Ramah
3. Support 5 Bank Ternama dan Terbesar Di Indonesia
4. Proses Depo & WD Cepat
5. Setiap Hari Tersedia Ribuan Meja & Member / Player Yang Bermain
6. 100% NO ROBOT / ADMIN

Untuk Info Bonus Lebih Lengkap Silahkan Hubngi Customer Service Kami Di :
LiveChat : www.GOLDENQQ.org
BBM : 2BE6505E
HP : +85516789420
WECHAT : GOLDENQQ1
SKYPE : GOLDENQQ1
FANSPAGE : GOLDENQQ1
YM : GOLDENQQ1@YAHOO.COM

Link Website: WWW.GOLDENQQ.ORG
WWW.GOLDENQQ.INFO
WWW.GOLDENQQ.VIP
WWW.GOLDENQQ.ONLINE
WWW.GOLDENQQ.CLUB

Previous
Next Post »
Comments
nama 0 Comments